Bogor, REALITA – DPRD bersama Bupati Kabupaten Bogor, TNI, Polri, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), melakukan penanaman sekitar 1.000 pohon untuk memulihkan kawasan Stadion Pakansari pada Rabu 18 Februari 2026.
Ketua DPRD Bogor, Sastra Winara mengatakan, kegiatan ini menyusul terjangan angin puting beliung yang menyebabkan sejumlah pohon tumbang dan kerusakan bangunan stadion terbesar di Kabupaten Bogor yang terjadi pada Kamis 12 Februari 2026. ”Seminggu lalu ada angin puting beliung hingga merusak area sekitar Stadion Pakansari. Hari ini dipulihkan dengan penghijauan,” kata Sastra Winara Rabu 18 Februari 2026.
Pada kesempatan tersebut, Sastra Winara menghimbau masyarakat Kabupaten Bogor agar selalu waspada karena cuaca saat ini sedang tidak baik dan cepat berubah. ”Kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bogor lebih hati-hati, waspada, karena cuaca cepat berubah. Tentu ketika ada hujan lebat, angin kencang harus ada persiapan,” kata dia.
Sementara itu, Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, selain mengganti pohon yang tumbang akibat cuaca ekstrem, penanaman ini juga merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga ruang terbuka hijau. “Beberapa hari yang lalu Stadion Pakansari dilanda angin puting beliung dan ada beberapa pohon yang tumbang. Kita memiliki pemikiran yang sama bahwa pohon adalah salah satu masa depan bumi,” ujar Rudy usai menanam pohon.
Menurut dia, kawasan Stadion Pakansari dan ruang hijau di sekitarnya merupakan aset bersama masyarakat Kabupaten Bogor yang harus dijaga dan dirawat secara berkelanjutan. Ia berharap kawasan Stadion Pakansari dapat dikembangkan menjadi salah satu hutan kota dan paru-paru Kecamatan Cibinong yang merupakan ibu kota Kabupaten Bogor.
“Kita berharap Stadion Pakansari menjadi salah satu hutan kota yang kita persiapkan dan menjadi salah satu paru-paru Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor,” katanya.
Rudy menjelaskan, total pohon yang ditanam pada kegiatan tersebut kurang lebih mencapai 1.000 batang dan jumlahnya masih akan bertambah pada tahap berikutnya. Sebelumnya, pemerintah daerah telah melakukan penanganan terhadap pohon-pohon yang tumbang akibat puting beliung dengan menetralisir dan membersihkan area terdampak.
“Pohon yang tumbang kita ganti dengan beberapa pohon sekaligus, dan kita isi juga beberapa titik lokasi yang belum ada tanamannya. Ini sekaligus penanaman ulang,” ujar Rudy. (*)
RLT



