Example floating
Example floating
Blog

Wabup Pasuruan Tinjau Lokasi Banjir Bersama BPBD Jawa Timur, Ini Pesan Penting Yang Di Sampaikan

1002
×

Wabup Pasuruan Tinjau Lokasi Banjir Bersama BPBD Jawa Timur, Ini Pesan Penting Yang Di Sampaikan

Sebarkan artikel ini

Pasuruan, REALITA –Wakil Bupati Pasuruan KH Shobih Asrori turun langsung meninjau lokasi banjir di Dusun Balongrejo, Desa Kedungringin, Kecamatan Beji, Rabu pagi (25/3/2026).selama kunjungan tersebut, ia berbincang bincang dengan sejumlah warga yang rumahnya tergenang banjir dan juga memberikan dukungan moral sekaligus menyalurkan bantuan kepada warga terdampak.

Saat peninjauan,Pria yang akrab di panggil Gus Sobih Didampingi Kepala Pelaksana BPBD Jawa Timur Gatot Soebroto, Gus Shobih, sapaan akrabnya, menyapa warga yang masih bertahan di tengah genangan air.

“Kami hadir untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir, sekaligus memberikan semangat agar tetap kuat menghadapi kondisi ini,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Pasuruan berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat, baik dalam penanganan darurat maupun upaya jangka panjang untuk mengatasi banjir yang kerap terjadi setiap tahun.

Menurutnya, banjir yang terjadi pada Selasa kemarin (24/03/26) menjadi salah satu yang terbesar di wilayah Beji,penyebab utama adalah intensitas hujan tinggi disertai dengan cuaca yang sangat ekstrem.

“Ini menjadi perhatian serius. Ke depan, perlu ada kajian teknis untuk penanganan banjir secara berkelanjutan, seperti normalisasi sungai atau langkah lain yang lebih komprehensif,” terang dia.

Ia berharap, dengan sinergi seluruh pihak, penanganan banjir dapat dilakukan secara lebih efektif, sehingga dampak yang ditimbulkan dapat diminimalisir di masa mendatang.

Dari Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan, banjir melanda sedikitnya 6.650 rumah yang tersebar di sejumlah kecamatan.

Selain Beji, banjir juga menggenangi Kecamatan Rejoso, Bangil, Winongan, Grati, Gondangwetan, Kejayan, Kraton, Pasrepan, Gempol, hingga Pohjentrek.

Kecamatan Beji menjadi wilayah dengan dampak paling parah. Enam desa terdampak, Desa Beji, Kedungringin, Gununggangsir, Pagak, Kedungboto, dan Cangkringmalang. Di beberapa titik, ketinggian air mencapai lebih dari satu meter.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan Sugeng Hariyadi menjelaskan, hujan lebat yang merata di hampir seluruh wilayah Pasuruan menjadi pemicu utama banjir.

“Curah hujan cukup tinggi dengan durasi lebih dari dua jam, ditambah angin kencang, sehingga menyebabkan genangan di banyak wilayah,” ujarnya.

Pasca kejadian, BPBD dan relawan langsung melakukan evakuasi warga ke lokasi aman, mendirikan dapur umum, serta mendistribusikan bantuan logistik kepada korban.

Pemerintah daerah juga telah mengaktifkan tiga shelter kebencanaan di Bangil, Winongan, dan Rejoso untuk mempercepat penanganan darurat.

Selain penanganan jangka pendek, Pemkab Pasuruan juga mulai menginventarisasi kerusakan infrastruktur akibat banjir sebagai dasar perencanaan perbaikan ke depan. (Abi/sul)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *