Pasuruan, REALITA – Proyek strategis daerah rehabilitasi Dam Irigasi Selang di Desa Wonosari Kecamatan Gempol yang di biaya dari dana hibah BNPB Pusat akhirnya selesai di benahi oleh pihak kontraktor,proyek yang di tangani CV Anugrah sempat mengalami sedikit keterlambatan akibat ada kendala non tehnis di lapangan yakni medan sulit dan tingginya curah hujan yang cukup tinggi.
Semangat pantang menyerah yang di lakukan oleh Dinas SDA,Cipta Karya dan TR melakukan pendampingan tehnis kepada pihak Pelaksana lapangan mencari formasi upaya percepatan di antaranya penambahan pekerja lapangan,penambahan shift pekerja, lembur hingga malam hari,koordinasi dengan petugas pemantauan banjir ternyata cukup efektif dan pengerjaan fisik proyek yang di impikan sejak 4 tahun tersebut rampung juga.
Widya Purwanti, Kabid Sumber Daya Air Dinas SDACKTR Kabupaten Pasuruan yang di konfirmasi melalui selulernya pada Senin (29/12/25) ,ia menuturkan bahwa pengerjaan fisik sudah rampung sejak kemarin lusa, progres proyek yang menelan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp 4,333 miliar ini sudah 100 persen
“Sudah selesai kemarin lusa,hari ini proses perapian di lokasi mungkin ada pekerjaan yang perlu perbaikan ringan seperti pembersih lokasi “ujarnya.
bendung irigasi Selang ini diharapkan bisa menjamin pasokan air irigasi bagi ratusan petani di beberapa Desa di wilayah Gempol seperti Desa Wonosari,Bulusari, Jerukpurut,juga mampu meningkatkan produktivitas di sektor pertanian
“kendala utama adalah Medan Extrim dan cuaca hujan , sehingga mengganggu pengerjaan,ptapi kami tidak putus asa agar program prioritas daerah bisa terwujud dengan baik”katanya.
Dari pantuan di lapangan,tampak sejumlah pekerja proyek melakukan pembersihan lokasi dan perapian sisa sisa matrial yang berserakan dilapangan seperti pembongkaran talangan untuk pengecoran, begisting dan kegiatan lainnya.
Editor/Sam*















