Example floating
Example floating
BERITA DAERAH

Pengerjaan Dam Selang Terus  di Kebut,Progres Sudah Capai 95 Persen

922
×

Pengerjaan Dam Selang Terus  di Kebut,Progres Sudah Capai 95 Persen

Sebarkan artikel ini

Pasuruan, REALITA – Pengerjaan proyek Dam Selang di Desa Wonosari Kecamatan Gempol
terus di kebut,hingga akhir Desember 2025 capainya sudah tembus 95 Persen,artinya ada 5 persen lagi pekerjaan yang harus di selesaikan oleh pihak kontraktor

Jika pengerjaan on track ,maka ratusan petani di Gempol khususnya di sekitaran Desa Wonosari, Desa Bulusari akan merasakan manfaat positif dari pembangunan rehabilitasi bendung irigasi Selang.

Dari informasi yang didapatkan, progres proyek yang menelan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp 4,333 miliar ini sudah 95 persen.

 

Jika sudah selesai, bendung irigasi Selang ini diharapkan bisa menjamin pasokan air yang stabil untuk pertanian, sehingga meningkatkan produktivitas pertanian.

Bendung ini diharapkan bisa meninggikan muka air sungai agar bisa dialirkan ke saluran irigasi yang paling jauh sehingga bisa memastikan sawah selalu terairi air.

Dinas Sumber Daya Air Cipta Karya dan Tata Ruang (SDACKTR) Kabupaten Pasuruan memastikan proyek di di Desa Wonosari bisa selesai tepat waktu karena menyisakan pekerjaan finishing saja

Widya Purwanti, Kabid Sumber Daya Air Dinas SDACKTR Kabupaten Pasuruan bersama jajaran terlihat mendatangi lokasi proyek ini, Selasa (23/12/2025).

Widya, sapaan akrabnya, membenarkan bahwa tantangan atau kendala terberat adalah kendala non tehnis yakni cuaca dan Medan Extrim ,hal itu berdampak menghambat proses pekerjaan yang kurang 5 persen.

“Jadi yang agak susah dikerjakan itu lantai hilir, kalau lain – lain sudah selesai, tinggal itu. Karena harus bendung air, kalau tidak ya susah,” katanya.

Apalagi, kata dia, ini sudah memasuki musim hujan yang itu berpotensi membuat debit air tinggi, sehingga sangat tidak mungkin dilakukan pengerjaan lantai hilir.

“Kapan hari juga sudah mau dikerjakan, tiba-tiba di wilayah atas hujan deras, dan sampai sini airnya sudah melimpah, banjir, jadi sia – sia dikerjakan,” imbuhnya.

Meski demikian ,pihak pelaksana berusaha optimis agar tidak ada banjir besar sehingga pelaksanaan lantai hilir bisa dilakukan dan dipercepat.

“Sisa waktu satu minggu kami optimis selesai asal tidak banjir besar, dan kami berdoa semoga cuacanya bagus sehingga pekerjaan selesai tepat waktu,” terangnya.

Menurut Widya, pembangunan bendung ini diharapkan juga
bisa mengurangi risiko gagal panen, kekeringan, membuat lahan semakin produktif.

“Muaranya adalah bisa menopang ketahanan pangan nasional dengan menjaga kualitas serta kuantitas hasil panen, bahkan di musim kemarau,” paparnya.

Secara umum, kata dia, bendung akan menjadi infrastruktur vital yang mendorong peningkatan produksi pangan, dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Samsul Hidayat berharap pengerjaan bendung bisa selesai tepat waktu agar bisa segera memberikan manfaat untuk petani.

“Sisa waktu ini tolong dimaksimalkan bagaimanapun caranya, agar petani tahun depan bisa merasakan dampak dan manfaatnya,” imbuhnya.

Firman, pelaksana mengaku siap mempercepat prosesnya jika cuaca mendukung. Ia hanya berharap, di sisa waktu tidak ada banjir besar.

“Kendala saya memang banjir, kalai airnya besar ya tidak mungkin pekerjaan dilakukan. Semoga saja di waktu yang ada intensitas hujan berkurang,” tutupnya.

 

Editor/Sam*

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *