Pasuruan, REALITA – Panitia Khusus (Pansus) Real Estate Prigen DPRD Kabupaten Pasuruan saat ini focus pada pematangan rekomendasi yang direncakan akan rampung akhir April.
Hal tersebut di sampaikan oleh Ketua Pansus Sugiyanto mengatakan, rapat yang digelar kali ini difokuskan untuk menyusun rekomendasi final setelah sebelumnya pansus mengeluarkan pra-rekomendasi.pada Hari Rabu (1/4/26/).
Banyak saran, masukan dan catatan dari sejumlah pihak dihimpun sebelum mangambil keputusan yang diambil, agar out putnya bisa benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat.
“Hari ini Pansus menggelar rapat,banyak masukan yang kami terima, dan semuanya mengerucut pada satu komitmen, yakni memberikan perlindungan kepada masyarakat,” ujarnya.
Politisi PDI.P ini menambahkan, rekomendasi yang tengah disusun tidak hanya mempertimbangkan aspek administratif, tetapi juga dampak ekologis dan keselamatan warga.
Pansus ingin memastikan masyarakat tidak hidup dalam bayang-bayang potensi bencana akibat perubahan fungsi kawasan hutan.“Kita ingin masyarakat merasa aman dan nyaman, tidak terus dihantui risiko bencana. Itu yang menjadi perhatian utama kami,” tegasnya.
Senada, anggota Pansus Wasik menyebut proses pembahasan yang telah berjalan hampir enam bulan kini mendekati garis akhir.
Selama periode tersebut, pansus telah melakukan serangkaian pendalaman, mulai dari pengumpulan data hingga evaluasi lapangan.“Hasil evaluasi dan kinerja pansus selama kurang lebih enam bulan ini sudah hampir final. Saat ini tinggal merumuskan dan menyempurnakan rekomendasi sebelum ditetapkan secara resmi,” jelasnya.
Seluruh anggota sepakat dalam menyikapi rencana alih fungsi lahan di kawasan lereng Arjuno–Welirang, dengan menempatkan aspek perlindungan lingkungan dan keselamatan warga sebagai prioritas.“Kalau soal sikap, semua sepakat. Tinggal bagaimana masukan-masukan itu kita rumuskan menjadi rekomendasi yang utuh,” imbuhnya.( abi/sul)
Editor/Sam*















