Example floating
Example floating
BERITA DAERAH

Komisi II DPRD Mengecam Keras Pengelola Pasar Gempol minta Sumbangsih Perawatan Gerobak dari Paguyuban Pedagang

925
×

Komisi II DPRD Mengecam Keras Pengelola Pasar Gempol minta Sumbangsih Perawatan Gerobak dari Paguyuban Pedagang

Sebarkan artikel ini

Pasuruan, REALITA -Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan Agus Setya Wardhana murna mendengar kabar adanya kabaran soal adanya rencana perawatan gerobak sampah yang notabenenya adalah asset pasar daerah yang akan di biayai dari iuran paguyuban pedagang Hari Jum’at (27/02/2026).

“secara tegas, perawatan asset ( gerobak sampah ) yang notabenenya adalah daerah tak di perbolehkan minta sumbangan dari pedagang,tapi di lakukan oleh Dinas dari anggaran perawatan“jelas politisi Gerindra asal Tosari ini.

Dia menambahkan,seandainya paguyuban pedagang sayur di Pasar Gempol secara sukarela menyumbang biaya perawatan gerobak tersebut tanpa paksaan maka konteksnya lain, keinginan mereka lahir secara sadar ingin mendukung,berpatisipasi untuk kelancaran oprasianal pengangkutan sampah “seharusnya memang di anggarkan sendiri dari oleh Dinas ,kan kurang elok sebab saya ini juga petani sayur juga”sindirnya secara halus.

Terpisah sekretaris komisi II Arifin,S,sos yang di konfirmasi terpisah,ia menuturkan bahwa rencana perbaikan gerobak sampah di pasar Gempol yang notebenenya asset pasar di biayai dari sumbangsih paguyuban pedagang pasar ,perbuatan ini jelas jelas menyalani aturan regulasi dan mencederai “rakyat kecil “ sebab mereka para penggerak ekonomi sudah memenuhi kewajibannya dengan baik dengan membayar retribusi

“kami atas nama sekretaris komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan mengecam keras tindakan pengurus pasar Gempol dengan dalih meminta sumbangan untuk memperbaiki gerobak sampah yang notabenenya adalah asset daerah “ jelas politisi PDP.P ini.

Ia menambahkan,seharusnya pihak Diskoperindag dalam hal ini Bapak Goni selaku memberikan hak hak para pedagang,karena mereka telah memenuhi kewajibannya,dirinya juga memberikan catatan merah atas kinerja Diskoperindag minim komunikasi dengan komisi II DPRD dan semuanya sendiri.

“kalau semuanya di bebankan ke pedagang mau jadi apa ini,para pedagang sudah berdiri tegak ini sudah luar biasa, ketika aktifitas ekonomi pasar ramai jangan di manfaatkan oleh oknum “jelasnya.(abi/sul)

 

Editor/Sam*

Example 300250
Editor: Sam*
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *