Example floating
Example floating
BERITA DAERAH

Hadiri Undangan MLKI dan PHDI Kota Semarang, Masyarakat Budaya Tergabung di Mataram Agung Mengikuti Upacara Melasti di Pantai Marina

1558
×

Hadiri Undangan MLKI dan PHDI Kota Semarang, Masyarakat Budaya Tergabung di Mataram Agung Mengikuti Upacara Melasti di Pantai Marina

Sebarkan artikel ini

KOTA SEMARANG, REALITA — Masyarakat budaya yang tergabung dalam wadah Mataram Agung hari ini mengikuti acara kegiatan melasti di pantai Marina kota Semarang, atas undangan dari pada MLKI kota Semarang dan PHDI kota Semarang, kita bersama sama saling menghargai menghormati umat Hindu di kota Semarang, Minggu (15/3/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh masyarakat umat Hindu se-Kota Semarang dengan jumlah kurang lebih 2.000 orang, berlangsung dengan tertib, aman serta lancar.

Upacara Melasti merupakan salah satu rangkaian ritual sakral dalam ajaran Hindu yang dilaksanakan menjelang perayaan Hari Raya Nyepi. Prosesi ini bertujuan untuk menyucikan diri, pikiran serta berbagai sarana upacara keagamaan dengan menggunakan sumber air suci, sebagai simbol pembersihan diri dari segala hal yang bersifat negatif serta sebagai bentuk penyelarasan hubungan manusia dengan alam dan Sang Pencipta. Oleh karena itu, kegiatan Melasti memiliki nilai spiritual yang sangat penting bagi umat Hindu.

Pelaksanaan kegiatan ini di hadiri pula oleh Adik adik Taruna Taruni Akpol kota Semarang, muspika kota Semarang,Ketua PHDI kota Semarang dan semua lampisan Masyarakat budaya kota Semarang lintas keyakinan .

Dalam pelaksanaan tersebut Panitia acara menurunkan personel Babinsa untuk melaksanakan pengamanan wilayah serta membantu pengaturan jalannya kegiatan agar seluruh rangkaian prosesi ibadah dapat berlangsung dengan tertib. Pengamanan dilakukan secara terpadu bersama unsur Polri, Masyarakat setempat , serta panitia kegiatan guna memastikan keamanan dan kenyamanan para peserta yang mengikuti upacara Melasti.

Sejak awal kegiatan, aparat TNI dan Kepolisian bersama unsur terkait telah melakukan berbagai langkah pengamanan, mulai dari pemantauan situasi wilayah, pengaturan arus kedatangan peserta, hingga pengamanan di sekitar lokasi kegiatan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta memastikan kegiatan keagamaan masyarakat dapat berjalan dengan khidmat.

Masukan dari pemerhati budaya menegaskan bahwa keterlibatan TNI dan Polri dalam pengamanan kegiatan keagamaan merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial dalam rangka menjaga stabilitas dan kondusifitas wilayah. untuk memberikan rasa aman kepada Masyarakat – Ujar Pemerhati budaya KRT Kokok Wahyudi SH.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat sangat penting dalam menciptakan suasana yang aman dan tertib selama berlangsungnya kegiatan masyarakat dalam skala besar.

Dengan adanya pengamanan yang dilakukan secara maksimal oleh aparat gabungan serta dukungan dari seluruh pihak, seluruh rangkaian kegiatan Melasti yang dilaksanakan oleh umat Hindu kota Semarang dapat berjalan dengan tertib, aman dan lancar – ujar RA. Ambarwati Kencono Wungu selaku Pembina Mataram Agung. ( Red – M Alfian Yulianto) KA biro realita News Bali

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *