Sidoarjo, REALITA – Atap rumah milik Deni Fatmawati warga Desa Kepunten, Kecamatan Tulangan ambruk. Ambruknya atap itu, lantaran tidak mampu menahan derasnya air hujan serta terjangan angin. Akibatnya genting, rangka atap terbuat dari bambu berjatuhan dan berserakan ketanah. Untungnya dalam peristiwa tersebut, tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka, Minggu (11/01/2026) siang.
” Kejadiannya itu tiba-tiba, saat rebahan di ruang kamar belakang. Tahu-tahunya terdengar suara kretek..kretek, langsung brak dan ambruk ketanah. Kemudian Saya melihat keruang tengah, sudah kondisi ambruk dan genting, kayu pecah berserakan ke lantai, ” ujar Deni Fatmawati.

Diakui Deni Fatmawati, atap rumah yang ditempatinya itu. Kondisi sebelumnya, banyak terdapat retakan-retakan pada dinding. Selain itu, rangka bambu banyak yang keropos. Itupun sudah lama terjadi, tidak ada perbaikan. ” saya merasa ketakutan, karena rumah itu hanya ditempati sendirian, ” jelasnya.
Sementara Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sidoarjo, Sabino Mariano di lokasi menjelaskan bahwa selain pengecekan kondisi rumah yang ambruk, juga dilakukan pendataan terhadap obyek maupun fisiknya. Selanjutnya, kita tetap berkordinasi dan sambil menunggu proses lebih lanjut, ucapnya.
” Dalam kejadian itu, tidak ada korban jiwa dan tidak ada korban luka-luka. Sedangkan kondisi penghuni rumah, juga keadaan selamat. Untuk lain-lainnya tetap, nanti dikomunikasi langsung kepada RT setempat.Intinya kita gerak cepat (Gercep), dalam penanganan bencana, ” pungkasnya.(AHP/Sam*
Editor/Sam*















