Example floating
Example floating
BERITA DAERAH

Drg Merita Rusdi Ajak Masyarakat Hidupkan Kembali Minum Jamu Tradisional

1446
×

Drg Merita Rusdi Ajak Masyarakat Hidupkan Kembali Minum Jamu Tradisional

Sebarkan artikel ini

Pasuruan, REALITA –Dalam rangka memperingati Hari Jamu Nasional tahun 2026, Pemkab Pasuruan memalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Pasuruan terus berupaya mengedukasi ke masyarakat agar mereka menghidupkan kembali budaya konsumsi jamu Tradisional

acara yang di selenggarakan di di Auditorium Mpu Sindok, Kompleks Kantor Bupati Pasuruan, Rabu (3/6/2026) pagi di hadiri oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan,ratusan pengurus PKK tingkat kabupaten hingga kecamatan.
Mereka diajak mengenal sekaligus mempraktikkan cara pembuatan berbagai jenis jamu tradisional berbahan dasar empon-empon seperti jahe, temulawak, sinom, hingga beras kencur sebab manfaat jamu tradisional sangat bagus sekali untuk menjaga kebugaran dan Kesehatan tubuh

Suasana berlangsung meriah dan penuh antusias. Para peserta tampak aktif mengikuti setiap tahapan pembuatan jamu yang tidak hanya menyehatkan, tetapi juga memiliki cita rasa yang segar dan mudah diterima semua kalangan.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, drg. Merita Rusdi Sutejo, turut terlibat langsung dalam proses pembuatan minuman sinom. Ia mengaku senang dapat mempelajari cara mengolah jamu tradisional yang tidak hanya berkhasiat, tetapi juga nikmat dikonsumsi sehari-hari.

Ibu Bupati ini menambahkan,keberadaan jamu sebagai warisan budaya bangsa perlu terus diperkenalkan kepada generasi muda. Saat ini, minuman modern seperti kopi dan boba masih lebih diminati dibandingkan jamu tradisional. Padahal, jamu memiliki manfaat kesehatan yang sangat besar karena berasal dari bahan alami yang telah digunakan secara turun-temurun.
Agar masyarakat mengetahui manfaat dari minum jamu tradisional,maka di perlukan edukasi secara masif,tujuannya adalah untuk meningkatkan minat masyarakat, khususnya anak muda, agar tidak memandang jamu sebagai minuman kuno, melainkan sebagai bagian dari gaya hidup sehat masa kini.
“Kita harus membuka ruang yang lebih luas agar generasi muda mengenal dan mencintai jamu. Dengan edukasi yang tepat, jamu bisa menjadi pilihan gaya hidup sehat yang membanggakan,” katanya.

Merita juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Pasuruan untuk melestarikan budaya minum jamu sebagai bentuk kecintaan terhadap produk lokal sekaligus upaya menjaga kesehatan keluarga.( abi/sul)

 

Editor/Sam*

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *