Example floating
Example floating
Blog

Gelar Pasar Murah,Wujud Nyata Pemkab Hadir Untuk Jaga Stabilitas Harga Jelang Idul Adha

91470
×

Gelar Pasar Murah,Wujud Nyata Pemkab Hadir Untuk Jaga Stabilitas Harga Jelang Idul Adha

Sebarkan artikel ini

Pasuruan,REALITA –wajah sumringah tampak di wajah masyarakat yang lagi antri panjang di Terminal Wisata Pasrepan sejak pukul 07.00 WIB lantaran hari Senin (25/05/26) mereka datang lebih awal demi mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga murah melalui gebyar pasar murah.

 

 

Kegiatan perdana jelang Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 M yang di laksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan atau Diskoperindag selama dua hari, 25-26 Mei 2026.

 

ini menjadi salah satu program intervensi pasar menjelang hari besar keagamaan. Tujuannya sederhana: menjaga stabilitas harga dan memastikan masyarakat tidak kesulitan memenuhi kebutuhan pokok saat permintaan pasar meningkat.

 

Di dalam area pasar, stan-stan milik Bulog, Sinergi Gula Nusantara, dan Rajawali Nusindo berdiri berjajar. Beras, gula, minyak goreng, telur, bawang merah, dan bawang putih dijual dengan harga subsidi.

 

Beras SPHP 5 kg hanya dibanderol Rp 55.000, sementara versi premium 5 kg dijual Rp 70.000. Minyakita 1 liter dilepas Rp 14.000, jauh lebih murah dari harga eceran tertinggi yang kini menembus Rp 16.000 ke atas. Gula pasir dijual Rp 14.000 per kilogram, bawang merah 250 gram Rp 8.000, bawang putih 250 gram Rp 6.000, dan telur ayam ras per pack Rp 22.000.

 

“Biasanya saya beli beras 5 kg di warung dekat rumah Rp 75 ribu. Di sini selisihnya lumayan, bisa buat beli lauk,” kata Siti, warga Pasrepan, sambil memegang dua karung beras.

 

Untuk menambah daya tarik, panitia juga menyediakan voucher spesial potongan harga yang dibagikan terbatas selama persediaan masih ada. Voucher ini membuat harga beberapa komoditas menjadi lebih murah lagi.

 

Kepala Diskoperindag Kabupaten Pasuruan, Taufikul Ghoni, turun langsung memantau jalannya kegiatan sejak pagi. Menurutnya, Pasar Murah bukan sekadar bazar biasa, melainkan langkah konkret pemerintah untuk melindungi daya beli masyarakat.

 

“Pasar Murah ini kami gelar untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, kegiatan ini bisa sedikit meringankan beban warga, terutama di momen Idul Adha yang kebutuhannya biasanya meningkat,” ujarnya di sela peninjauan.

 

Taufikul menjelaskan, kolaborasi dengan Bulog dan perusahaan BUMN pangan lainnya dilakukan untuk memastikan stok aman dan harga tetap stabil. Ia juga mengingatkan warga agar berbelanja secukupnya agar semua bisa kebagian.(Abi/sul)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *