Example floating
Example floating
Blog

Permudah Akses Layanan Kesehatan,Pemkab Pasuruan Rencana Bangun RS Di Wilayah Selatan

2023
×

Permudah Akses Layanan Kesehatan,Pemkab Pasuruan Rencana Bangun RS Di Wilayah Selatan

Sebarkan artikel ini

Pasuruan, REALITA -Komitmen Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk mewujudkan pembangunan rumah sakit di wilayah Purwodadi untuk memberikan akses layanan Kesehatan bagi masyarakat di wilayah Selatan yang mencakup 10 Kecamataan terus mematangkan,keseriusan Pembangunan Pemkab Pasuruan di buktikan dengan mengajukan pinjaman daerah kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI), yang dibahas dalam rapat bersama di Gedung Kemenko Perekonomian, di Jakarta, pada Rabu (20/05/26).

Rapat penting tersebut dihadiri oleh pejabat dari Kemenko Perekonomian, Kementerian Keuangan, Kemendagri, Bappenas, dan direksi PT SMI. Bupati Pasuruan,dalam forum rapat Mas Rusdi Bupati Pasuruan memaparkan program strategis daerah secara explisit pentingnya rumah sakit ini agar dapat dibangun secepatnya.

Wilayah selatan Kabupaten Pasuruan mencakup 10 kecamatan dengan lebih dari 502 ribu penduduk yang tinggal di kawasan lereng pegunungan. Selama ini memang kesulitan mendapatkan layanan Kesehatan karena mareka harus menempuh jarak yang cukup jauh jika memerlukan rujukan karena RSUD di Bangil dan RSUD Grati.

“Selama ini, masyarakat di sana kesulitan mendapatkan akses layanan kesehatan rujukan yang cepat karena jarak yang cukup jauh ke RSUD Bangil maupun RSUD Grati,” bebernya

Rencananya RSUD baru ini akan dibangun sekitar Exit Tol Purwodadi, lokasi tersebut duu anggap lebih mudah dijangkau bagi masyarakat khsususnya dalam penanganan kedaruratan, termasuk kecelakaan di jalan tol maupun jalan umum. Rumah sakit ini juga dirancang sebagai pusat rujukan bencana untuk kawasan Gunung Bromo, Arjuno, dan Kawi.

“Kami juga merencanakan fasilitas helipad di rumah sakit ini untuk evakuasi medis lewat udara, baik bagi warga maupun wisatawan yang membutuhkan pertolongan darurat di kawasan pegunungan,” jelas Mas Rusdi.

Lebih lanjut dana pinjaman tersebut akan digunakan untuk pembangunan gedung dan pengadaan alat kesehatan, dengan tenor 10 tahun menggunakan skema khusus karena melewati masa jabatan kepala daerah.

“Ruang fiskal APBD sangat ketat. Sebagian besar anggaran sudah terserap untuk gaji pegawai PPPK dan program BPJS, ditambah penerimaan dari Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau yang terus menurun. Maka pinjaman ini menjadi solusi terbaik agar pembangunan rumah sakit tetap bisa berjalan,” tambah politisi Gerindra ini

Terpisah,perwakilan kementerian menyambut baik pengajuan dan mengapresiasi kesiapan Pemkab Pasuruan ,hal itu di buktikan dengan dokumen pendukung seperti FS ( study kelayakan) dari Universitas Airlangga, desain teknis (DED), hingga dukungan lahan. Jika seluruh dokumen dinyatakan lengkap, proses evaluasi serta persetujuan ditargetkan selesai dalam 15 hari kerja. Dengan perkembangan yang positif ini. (abi/sul)

 

 

Editor/Sam*

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *