Bogor, REALITA — Jalan tol Bogor Ring Road (BORR) adalah salah satu proyek infrastruktur yang sedang dikembangkan di Bogor, Jawa Barat. Jalan tol ini diharapkan dapat membantu mengurangi kemacetan di Bogor dan meningkatkan konektivitas antara Bogor dengan Jakarta.
Jalan tol BORR memiliki beberapa segmen, yaitu:
– Segmen 1: Sentul Selatan – Simpang Yasmin
– Segmen 2: Simpang Yasmin – Kayu Manis
– Segmen 3: Kayu Manis – Cilebut
Jalan tol BORR diharapkan dapat membantu mengurangi waktu tempuh antara Bogor dan Jakarta, serta meningkatkan perekonomian di wilayah Bogor dan sekitarnya.
Jalan Tol BORR kembali menjadi sorotan publik setelah ditemukan keretakan pada sejumlah titik jalur tol yang ramai dilintasi kendaraan. Kerusakan yang muncul ini menimbulkan pertanyaan besar terkait kualitas konstruksi, proses pemeliharaan, hingga standar pengawasan yang dijalankan pengelola tol.
Berdasarkan pantauan di lapangan, (28/11/2025) retakan terlihat memanjang di beberapa ruas. Kondisi ini bukan hanya mengganggu kenyamanan pengguna jalan, namun juga berpotensi membahayakan keselamatan, terlebih pada jam-jam padat ketika kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi.
Sejumlah pengendara dan warga sekitar mengaku kecewa dan mempertanyakan kinerja pihak pengelola. Mereka menilai bahwa dengan tarif tol yang terus berjalan, seharusnya kualitas dan ketahanan jalan menjadi prioritas utama. “Kami bayar tol setiap hari, tapi kualitas jalannya tidak mencerminkan pelayanan berbayar,” keluh salah satu pengguna jalan.
“Dan bila benar benar terjadi kehancuran atau roboh jalan tol tersebut, akan menelan korban baik itu pengguna jalan tol juga warga masyarakat yang tinggal disekitar atau dibawah jalan tol tersebut.” Ungkap salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi yang menjelaskan penyebab munculnya keretakan tersebut—apakah akibat faktor konstruksi, penurunan tanah, atau minimnya pemeliharaan berkala. Namun publik mendesak agar pihak terkait segera memberikan klarifikasi dan mengambil langkah cepat untuk mencegah kerusakan semakin meluas.
Perusahaan yang mengelola Jalan Tol Bogor Ring Road (BORR), termasuk ruas Sentul-Yasmin, adalah PT Marga Sarana Jabar (MSJ). MSJ adalah anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk, dengan komposisi saham 55% dimiliki oleh Jasa Marga dan 45% oleh
PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk
Pengamat infrastruktur turut menyoroti kasus ini sebagai indikasi lemahnya kontrol mutu pekerjaan pada proyek strategis, terlebih pada jalur BORR yang menjadi salah satu urat nadi mobilitas kawasan Jabodetabek.
Masyarakat menunggu tindakan tegas pemerintah untuk segera menangani keretakan ini, memastikan keamanan pengguna jalan, serta membuka transparansi terkait proses pembangunan dan pemeliharaan tol yang selama ini dipertanyakan. (Firly)
Editor/Sam*















